Tampilkan postingan dengan label resep. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label resep. Tampilkan semua postingan

Jumat, 03 Mei 2013

Resep Tape Singkong

Resep Tape Singkong
Tape singkong adalah tape yang dibuat dari singkong yang difermentasi. Makanan ini populer di Jawa dan dikenal di seluruh tempat, mulai dari Jawa Barat hingga Jawa Timur. Dijawa Barat, tapai singkong dikenal sebagai peuyeum (bahasa Sunda).
Pembuatan tapai melibatkan umbi singkong sebagai substrat dan ragi tapai (Saccharomyces cerevisiae)
yang dibalurkan pada umbi yang telah dikupas kulitnya. Ada dua teknik pembuatan yang menghasilkan tapai biasa, yang basah dan lunak, dan tapai kering, yang lebih legit dan dapat digantung tanpa mengalami kerusakan.

Tujuan :
  1. Untuk mengetahui cara penerapan bioteknologi dengan fermentasi tape.
  2. Mengetahui peranan organisme Saccaromyces cereviceae dalam peragian.
Alat :
  1. Baskom plastik
  2. Kain Lap
  3. Kompor
  4. Wajan
  5. Penyaring
  6. Piring
  7. Pisau
  8. Sendok & Garpu
Bahan :
  1. Air secukupnya
  2. Daun pisang
  3. Ragi yang telah dihaluskan
  4. Singkong 2 kg
Cara Kerja :
  1. Siapkan semua bahan.
  2. Kupas singkong dan kikis bagian kulit arinya hingga kesat.
  3. Potong singkong yang telah dikupas sesuai keinginan.
  4. Cuci hingga bersih singkong yang telah dipotong.
  5. Sementara menunggu singkong kering, masukkan air ke dalam panci samapai kira – kira terisi seperempat lalu panaskan hingga mendidih.
  6. Setelah air mendidih masukkan singkong ke dalam panci kukus, lalu kukus hingga singkong ¾ matang, kira – kira ketika ‘daging’ singkong sudah bisa ditusuk dengan garpu.
  7. Setelah matang, angkat singkong yang telah ¾ masak lalu taruh di suatu wadah, kemudian didinginkan
  8. Sambil mengipas – ngipas, teman satu kelompok kami menyiapkan wadah sebagai tempat untuk mengubah singkong menjadi tape. Wadah itu terdiri dari baskom yang bawahnya dilapisi dengan daun pisang.
  9. Setelah singkong benar – benar dingin, masukkan singkong ke dalam wadah lalu taburi dengan ragi yang telah dihaluskan dengan menggunakan saringan
  10. Singkong yang telah diberi ragi ini kemudian ditutup kembali dengan daun pisang. Singkong ini harus benar – benar tertutup agar mendapatkan hasil yang maksimal.
  11. Setelah singkong ditutupi dengan daun pisang, diamkan selama 1-2 hari hingga sudah terasa lunak dan manis. Saat itulah singkong telah menjadi tape.
Reaksi
Reaksi dalam fermentasi singkong menjadi tape adalah glukosa (C6H12O6) yang merupakan gula paling sederhana , melalui fermentasi akan menghasilkan etanol (2C2H5OH). Reaksi fermentasi ini dilakukan oleh ragi, dan digunakan pada produksi makanan.

Persamaan Reaksi Kimia:C6H12O6+ 2C2H5OH + 2CO2 + 2 ATP
Penjabarannya: Gula (glukosa, fruktosa, atau sukrosa) + Alkohol (etanol) + Karbon dioksida + Energi
 
Kesimpulan:
  1. Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional (tradisional) karena masih menggunakan cara-cara yang  terbatas.
  2. Pada proses pembuatan tape, jamur ragi akan memakan glukosa yang ada di dalam singkong sebagai makanan untuk pertumbuhannya, sehingga singkong akan menjadi lunak, jamur tersebut akan merubah glukosa  menjadi alkohol.
  3. Dalam pembuatan tape, ragi (Saccharomyces cereviceae) mengeluarkan enzim yang dapat memecah karbohidrat pada singkong menjadi gula yang lebih sederhana. Oleh karena itu, tape terasa manis apabila sudah matang walaupun tanpa diberi gula sebelumnya.
  4. Kegagalan dalam pembuatan tape biasanya dikarenakan enzim pada ragi  Saccharomyces cereviceae  tidak pecah apabila terdapat udara yang mengganggu proses pemecahan enzim tersebut.

Kamis, 02 Mei 2013

Resep Keripik Belut

Resep Keripik Belut
KERIPIK BELUT
Keripik belut memang gurih rasanya, cocok untuk camilan dan juga lauk untuk makan malam kita. Jika anda tertarik bisa mempraktekannya sendiri kok! Berikut cara dan resep untuk membuat keripik belut


BAHAN :
* 500 gram belut yang sudah dibersihkan
* 1 liter Minyak Goreng

ADONAN
* 150 gram Tepung Terigu – 50gram Tepung Beras
* Air jumlah sesuai dengan selera, jika kita menginginkan balutan tepung tipis cukup dengan menambahkan air hingga adonan encer, dan sebaliknya jika kita menginginkan balutan tepung tebal kandungan air pada adonan bisa kita kurangi.
* 1 butir telur
* Penyedap masakan secukupnya

BUMBU HALUS
* 4 Siung Bawang Putih
* 1 1/2 Sendok Makan Ketumbar
* 3 Cm Kunyit Garam secukupnya
* 1/2 Sendok Teh Gula Pasir
CARA MEMASAK
Campur semua bahan adonan dan ditambahkan bumbu halus hingga merata. Panaskan minyak pada panci penggorengan hingga benar-benar panas celupkan belut pada adonan tepung lalu goreng pada api kecil hingga kering dan matang.

Jika anda menginginkan hasil gorengan yang maksimal ( renyah, tidak gosong tapi didalamnya sudah kering ) anda harus menyiapkan dua wajan penggorengan. Wajan pertama berisi minyak goreng dengan api sedang, dan wajan kedua berisi minyak goreng dengan api yang lebih besar.

Cara Penggorengan
Goreng belut yang sudah dicelupkan dengan adonan tepung pada wajan pertama hingga setengah matang atau sampai warna agak kekuningan. Lalu pindahkan belut ke wajan penggorengan kedua hingga matang dan kering atau sudah berwarna kuning kemerahan. Usahakan pemakaian minyak yang agak banyak sehingga belut terendam minyak pada proses penggorengan ( Deep Frying ) untuk mendapatkan hasil gorengan maksimal. 
Demikianlah cerita singkat mengenai resep keripik silahkan dicoba

Resep Sale Pisang

Resep sale pisang
Sale Pisang sudah tidak asing lagi bagi orang indonesia, tapi siapa sangka cemilan yang satu ini membuat orang yang memakannya ketagihan. Mau tau cara membuatnya ?

Sale pisang yaitu makanan olahan dari pisang yang sudah matang, kemudian diiris tipis-tipis dan dijemur hingga kering agar kadar airnya berkurang dan bisa bertahan lebih lama.
Sale pisang bisa dikonsumsi langsung ataupun digoreng terlebih dahulu.Sekarang bagaimana cara membuat sale pisang ?

Bahan yang dibutuhkan :
*  Pisang yang sudah tua di pohon dan sudah matang (pisang nangka banyak digemari)
*  Pisau stainles yang tajam
*  Jemuran dari anyaman bambu 1×2 m

Cara membuat sale pisang :

*  Pisang di belah tipis memanjang dari ujung ke pangkal
*  Jemur  pada sinar matahari selama + 6 hari, pada hari ke 3 balik sale agar bagian bawahnya terkena sinar matahari. Pada hari ke 6 apabila kadar air sudah 20% sale diangkat dari jemuran.

Cara pengolahan sale pisang :


Bahan yang dibutuhkan :
*   tepung beras dan tepung terigu, perbandingan 2 : 1
*   gula pasir secukupnya
*   garam secukupnya
*   margarin secukupnya
*   minyak goreng

Proses pengolahan sale pisang :
*   Buat adonan dengan cara aduk rata tepung beras, tepung terigu, garam,   gula dan margarin
*   Panaskan minyak goreng yang banyak
*   Celupkan sale pisang pada adonan, kemudian goreng pada minyak panas di atas api sedang  hingga matang dan kering. Angkat dan tiriskan.
 
Baiklah, jika ada di antara Anda yang tertarik untuk menekuni bisnis ini, di bawah ini saya sajikan resep dan cara pembuatan sale pisang:

a.    Kupas pisang yang telah matang, biasanya bisa digunakan pisang ambon atau siam, kemudian kerok sedikit bagian permukaan buahnya hingga bersih.Proses ini bertujuan menghilangkan lapisan tannin pada pisang.Jika lapisan ini tidak dibersihkan dapat menyebabkan warna sale kehitaman dan rasanya sepat.Pada tahap ini untuk mendapatkan sale yang tipis dapat juga pisang di belah menjadi dua atau tiga secara memanjang.

b.    Untuk mendapatkan warna sale pisang yang tidak terlalu coklat (gelap) pisang dapat direndam dalam larutan Natrium bisulfit (15 gram dalam 1 liter air) selama 10 menit.Natrium bisulfit ini dapat anda peroleh di toko bahan kimia atau bahan –bahan roti dan makanan.

   c.Letakkan pisang di atas tampah, kemudian masukkan dalam almari pengasapan.Asapi pisang dengan kayu bakar atau belerang yaitu dengan membakar ½ gram belerang didalam almari pengasapan selama 2 jam.Pengasapan dengan belerang bertujuan memucatkan warna sale dan mematikan mikroorganisme (jamur dan bakteri) dan mencegah perubahan warna.

   d.  Jemur pisang di atas tampah dengan alas merang selama 5-7hari.Proses pengeringan ini berpengaruh terhadap kadar air, pertumbuhan jasad renik, nilai gizi, aktivitas enzim dan warna sale pisang.pengeringan dapat dilakukan dengan sinar matahari atau dengan menggunakan oven pengering.Jika menggunakan oven pengering diawali pada suhu 40o-50oC.Setelah beberapa jam suhu dinaikkan menjadi 70oC.Waktu yang diperlukan untuk pengeringan sampai kadar air sampai 15% kira-kira 6-18 jam.Selama proses pengeringan sesekali sale dibolak balik dan dipipihkan menggunakan kayu bulat atau bambu sampai ketebalan yang diinginkan.

     e. Setelah kadar air tinggal 15 – 20 % sale dapat di kemas dengan daun pisang kering atau plastik polipropilen untuk selanjutnya dipasarkan, atau untuk menambah sensasi renyah dan kering sale dapat digoreng terlebih dahulu. Biasanya sale yang dihasilkan sebanyak 25% dari berat kotor bahan pisang basah dengan kulitnya..
Barangkali hanya ini yang bisa saya posting bila anda berminat untuk memperdalam usaha sale pisang silahkan kunjungi: hubungi Kelompok Usaha Multi Karya Cipatat


Peluang Usaha Sale Pisang
Kalau anda jadi pedagang eceran saja, potensi pasar dan keuntungan bisnis sale pisang, sudah lumayan besar kang, mari kita lihat:


Potensi Keuntungan: 
Harga sale pisang sekarang lagi bagus dipasaran khususnya pengecer, hingga mencapai angka Rp 50.000/kg sementara diagen harganya Rp25.000/kg. Silahkan kalau mau tahu harga agennya disini
 
Kalau anda membeli dari agen atau dari pengrajin sale pisang
Harga Agen  Rp 25.000 + bea kirim (4% = Rp 1000 ) = Rp 26.000
Harga Jual Eceran ke Konsumen (End User) Rp 50.000
Potensi keuntungan penjualan Rp 24.000 per kilogram.
Bila rata-rata Sale pisang terjual 4 kg per hari maka potensi keutungan adalah
4 x Rp 24.000 = Rp 96.000 per hari atau Rp 2.880.000 per bulan.
Bila rata-rata Sale pisang terjual 5 kg per hari maka potensi keutungan adalah
5 x Rp 24.000 = Rp 1.20.000 per hari atau Rp 3.600.000 per bulan.
Bila rata-rata Sale pisang terjual 6 kg per hari maka potensi keutungan adalah
6 x Rp 24.000 = Rp 144.000 per hari atau Rp 4.320.000 per bulan.
Bila rata-rata Sale pisang terjual 7 kg per hari maka potensi keutungan adalah
7 x Rp 24.000 = Rp 168.000 per hari atau Rp 5.040.000 per bulan.
Bila rata-rata Sale pisang terjual 8 kg per hari maka potensi keutungan adalah
8 x Rp 24.000 = Rp 192.000 per hari atau Rp 5.760.000 per bulan, 

Kalau satu hari bisa terjual 100 kg, coba hitung berapa keuntungan anda perbulan???      Wusss…..Mantaaaaap bro !  Silahkan dicoba

Selasa, 05 Maret 2013

Daftar Resep

Daftar Resep.
Resep keripik singkong, resep keripik singkong balado, resep keripik ubi, resep keripik tempe, resep keripik belut, resep tape singkong dll


Inilah Daftar Produk Kami

1. Resep Keripik singkong 


2. Resep Keripik singkong Balado

3. Resep Keripik UBI  

4. Resep Keripik Tempe

5. Resep Keripik Belut

6. Resep Sale Pisang

7. Resep Peueyeum Singkong  

  

Senin, 24 Desember 2012

Resep dan peluang usaha Keripik Singkong



Resep Keripik Singkong
Ya Kripik Singkong memang renyah, cemilan yang yang satu ini sangat digemari semua orang dari mulai kalangan bawah sampai atas.

Keripik singkong sudah mempunyai identitas yang kuat dikalangan para penggemarnya sehingga sudah tidak asing lagi namanya, dan makanan ini merupakan makanan cemilan yang disukai banyak orang, tekstrurnya yang renyah dan rasanya yang lezat membuat kita tidak bisa berhenti ngemil.

Tapi pertanyaannya bagaimana cara membuat keripik singkong yang renyah? Karena tidak semua orang bisa membuat keripik singkong yang renyah, kadang ada saja kegagalan dalam membuat keripik. Misalnya keripik jadi keras, melempem, menempel satu sama lain, dan lain sebagainya. Untuk mendapatkan keripik renyah dan bagimana peluang usahanya, Anda bisa baca ulasannya di bawah ini.

Bahan yang dibutuhkan :
  • 1 kg singkong segar (ukuran besar berwarna putih)
  • Air secukupnya (+ 1 gelas)
  • 5 siung bawang putih
  • 5 sendok makan garam
  • 1 sendok makan Air kapur sirih
  • Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat Keripik Singkong Yang Renyah :
  • Singkong dikupas kemudian cuci sampai bersih.
  • Singkong diiris-iris, bisa menggunakan pisau ataupun alat pengiris untuk membuat keripik. Pastikan ukuran irisan sama tipis tidak tebal sebelah.
  • Air yang dicampur dengan air kapur sirih,  tambahkan bawang putih dan garam yang sudah dihaluskan. Aduk sampai rata.
  • Rendam irisan singkong ke dalam air yang sudah dibumbui sekitar ½ jam agar bumbu meresap.
  • Keringkan singkong yang sudah direndam, sampai benar-benar kering. Jangan terkena sinar matahari langsung.
  • Siapkan dua penggorengan. Penggorengan pertama dengan panas sedang (untuk menggoreng setengah matang), dan yang kedua dengan suhu panas maksimal (untuk menggoreng sampai matang).
  • Setelah matang, angkat dan tiriskan. Siap disajikan
  •  
  • Peluang Usaha Keripik Singkong
    Berikut akan diuraikan beberapa peluang usaha keripik singkong:
    Sebagi ilustrasi saja; Kalau 30% saja dari jumlah penduduk Indonesia menyukai keripik singkong, kira kira berapa omzet dan keuntungan yang didapat
    dari seorang pengusaha keripik singkong perharinya ???.

    Potensi Pasar usaha Keripik singkong:
    · Harga lebih murah
    · Kualitas lebih baik dengan rasanya yang renyah dan gurih
    · Produk baru diperoleh langsung dari produsen tanpa perantara grosir
    · Pengiriman lebih cepat tidak dibutuhkan sumber daya manusia yang terlalu besar seperti mobil pick-up.

    Analisis Peluang Usaha
    Banyak tempat penjulan makanan cemilan yang belum memiliki penyuplai kiripik singkong, kebanyakan penyuplai hanya musiman. Bila dilakukan secara konsisten bisa mendatangkan keuntungan yang menjanjikan.

    Keripik singkong ini paling cepat habis jika dibandingkan dengan jenis makanan ringan lainnya seperti donat, roti, kue dll. Masa paling cepat yaitu sekitar 3 hari, paling lama 5 hari sehingga peluang Return Of Investment lebih cepat.

    Dengan pembungkusannya yang sudah tidak manual menjadi nilai tersendiri dibandingkan pembungkusannya dengan manual seperti manual, membuat pencitraan kepada konsumen bahwa makanan keripik singkong ini tidak mudah melepes dan tahan lama.

    Investasi
    Biaya pembelian bahan baku keripik singkong Rp. 43.000
    Harga Plastik 1 gepok Rp. 5.500
    Alat Press Rp.185.000 Alat Timbangan Rp. 40.000
    Total Rp.273.500

    Biaya Tidak Tetap
    Ongkos Pengepakan 87 bungkus @ 50 Rp. 3.600
    Ongkos Antar 87 bungkus x @100 Rp. 8.700
    Total Rp. 12.300

    Biaya Produksi
    Biaya Produksi = Investasi + Biaya Tidak Tetap
    = Rp.273.500 + 12.300
    =Rp. 285.800

    Hasil Usaha
    Penjualan Keripik
    Asumsi (87 bungkus x Rp.1.100) Rp.95.700
    Keuntungan/ Omset
    Keuntungan = Hasil Usaha – biaya tidak tetap – biaya bahan baku keripik
    = Rp.95.700 - Rp. 12.300 - Rp. 43.000
    = Rp.40.400

    Perkiraan balik modal :
    Misalkan Satu Kali Pengiriman sudah mempunyai langganan dengan catatan 87 bungkus dikirim langsung atau disebar ke para warung penjualan dengan asumsi 5 hari habis, maka menggunakan Rasio perbandingannya sebagai berikut:
    Biaya Produksi Rp. 285.800
    Keuntungan selama 5 hari Rp. 40.400
    = Rp. 285.800 : Rp.40.400 = 7:1
    = 3 x 9 = 27 Hari

    Maka Perkiraan dalam 7 minggu sudah bisa balik modal jika pendapatan yang dihasilkan sebesar Rp.40.400 dengan asumsi satu minggu 87 bungkus keripik langsung dikirim kepada tempat penjualan.  
    Silahkan dicoba

Label